Friday, 11 May 2012

bicara hati

hancur musnah jiwa ini
angkara katamu menusuk dihati
bagai hati yang merahnya cinta
dihiris sembilu tajam berbisa

kiniku sedih sepi menyendiri
tanpa ditemani sesiapa disisi
merawat pedih luka dihati
ku pasrah dengan ketentuan Illahi

senangnya dirimu mengucapkannya
walau kau tidak merelakannya
ku tahu apa yang tersirat dihatimu
tetap kau tekad meninggalkanku

bicara dalam hatiku
mengenangkan kisah yang lalu
kau ibarat bunga yang mekar
tetapi layu dalam hatiku

ku cuba sirami kembali
agar segar didalam hati
menyinari hidup diriku ini
dengan keredhaan Illahi

No comments:

Post a Comment